“Sang Pendobrak”

Okay rekan-rekan semua sebelum saya mulai saya mau bertanya dulu, apakah rekan-rekan ada yang suka menyaksikan acara “Mata Najwa” di Metro TV?? Kalau suka menyaksikan acara ini pasti sudah mengatahui donk apa yang di maksdu dengan “Sang Pendobrak“?!. “Sang Pendobrak” adalah episode dari “Mata Najwa” tanggal 2 juni yang lalu.

Lalu mengapa saya tertarik untuk membahas episode ini?? saya tertarik karena episode ini membahas tentang orang-orang yang mendapatkan puncak karirnya (malah mungkin bukan puncaknya sekrang heu) pada masa muda. Nah petanyaan selanjutnya siapakh meraka?? (kalau om tukul bilang sich who is that? that is who huehuehue.) Meraka adalah Anas Urbaningrum (ketua umum Partai Demokrat), Anies Basweda (intelaktual muda taraf internasional yang tak lain dan tak bukan Rektor Universitas Paramadian) dan yang terakhir Sandiaga S Uno (salah satu pengusaha muda terkaya dan sukse di Indonesia).

Sekarang kita bahas sedikit biografi tentang ke tiga orang tersebut (biar  mengenal lebih jauh siapa mereka heu :D).

Anas Urbaningrum

Anas Urbaningrum, akrab disapa dengan Anas, (lahir di Blitar, Jawa Timur, 15 Juli 1969; umur 40 tahun) adalah politikus Indonesia. Ia menjabat Ketua Umum Partai Demokrat sejak 23 Mei 2010 setelah memenangi pemilihan ketua umum di ajang Kongres II Partai Demokrat di Padalarang, Bandung, Jawa Barat 21-23 Mei 2010. Dalam pemilihan ketua umum, dia menyisihkan saingan lainnya yaitu Andi Malarangeng dan Marzuki Alie. Puncaknya, Anas unggul atas saingan-saingannya tersebut. Setelah unggul pada putaran pertama, dia dikukuhkan sebagai ketua setelah meraih dukungan sebesar 280 suara. Sementara, saingan terdekatnya, Marzuki Alie meraih dukungan sebesar 248 suara[1][2].

Sebelum menjabat ketua umum partai, Anas merupakan Ketua Bidang Politik dan Otonomi Daerah DPP Partai Demokrat. Ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2009–2014 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI[3] dan sekaligus menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR[4][5].

Anas pernah tercatat sebagai anggota paling muda di antara sebelas anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)[6]. Ia dikenal sebagai figur yang cerdas, piawai beretorika baik lisan maupun tulisan dan berpenampilan kalem. Anas juga merupakan kolomnis sejumlah media dan Direktur Komunitas untuk Transformasi Sosial (Katalis).

sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Anas_Urbaningrum

Anies Baswedan

Anies Baswedan Ph.D., (lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969; umur 41 tahun[1]) adalah intelektual asal Indonesia. Pada 2005, Anies menjadi direktur riset pada The Indonesian Institute.[2] Kemudian pada 2008, ia mendapat anugerah sebagai 100 Tokoh Intelektual Muda Dunia versi Majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat.[3] Pada tahun yang sama, di usia muda (38 tahun) ia menjadi rektor Universitas Paramadina.[4] Meskipun lahir di Kuningan, Jawa Barat, Anies menghabiskan masa kecil hingga kuliahnya di Yogyakarta.[1]

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Anies_Baswedan

Sandiaga Salahudin Uno

Sandiaga Salahudin Uno atau sering dipanggil Sandi Uno (lahir di Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969; umur 40 tahun[1]) adalah pengusaha asal Indonesia.[2] Sering hadir di acara seminar-seminar, Sandi Uno memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda.[1]

Sandi Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut.[3] Bersama rekannya, Sandi Uno mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor.[3]Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain .[3] Pada tahun 2009, Sandi Uno tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes.[4]

sumber : http://id.wikipedia.or/wiki/Sandiaga_Salahudin_Uno

Nah itu lah sedikit biografi tentang ketiga orang tersebut, sedangkan sedikit resume dari acara tersebut bisa di lihat lagi di bawah ini :

Apa Kata Anas ?

  • Bagi kaum muda, ketika sudah memilih sesuatu maka bertanggung jawab penuh terhadap pilihannya itu dengan tekun, dengan serius, dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.
  • Masa muda bisa dimengerti sebagai energi baru, untuk membangun warna dan dinamika baru, dan bahwa masa depan akan lebih mudah dibangun bersama kalau ada peremajaan kepemimpinan.

Apa Kata Anies ?

  • Bukan hal baru tokoh muda diakui oleh dunia internasional, para pendiri republik ini eksistensi mereka diakui bukan saja di Indonesia tapi mereka dianggap sebagai pemikir dan pejuang asia. kita sebut seperti Soekarno , Hatta, Syahrir, Natsir.
  • Indonesia sekarang memasuki era baru, saya bukan saja warga Jakarta, saya juga warga Indonesia dan saya juga warga dunia. Sehingga apa yang mau kita raih, apa yang kita pikirkan bukan saja menyangkut wilayah domestik tapi wilayah internasional.
  • Muda itu karena usia, dengan kemudaanya ia membawa gagasan baru. Bila pemimpin muda hanya menonjolkan kemudaanya maka tak berarti. Orang muda menjadi menarik itu ketika membawa ide baru, gagasan baru, inspirasi baru dan membawa perubahan yang sifatnya positif.
  • IP yang tinggi untuk panggilan pekerjaan tetapi leadership membawa pada masa depan.
  • Yang muda harus berpikir outside the box.

Apa kata Sandi ?

  • Bagaimana merubah mindset daripada kaum muda apabila keluar dari sekolah itu bukan menyiapkan resume tapi menyiapkan bisnis plan dan menciptakan lapangan kerja bukan mencari lapangan kerja.

Ayat-Ayat Mata Najwa

  • Ayat pertama : Kita butuh politisi pemimpin yang mau dan mampu bukan yang tergantung restu.
  • Ayat kedua : Kita perlu intelektual pemimpin yang punya hati nurani bukan hanya sederet gelar dari luar negeri.
  • Ayat ketiga : Kita ingin ekonom pemimpin yang peduli dengan kondisi pasar tradisional bukan cuma pemerhati pasar saham saja.
  • Ayat keempat : Kita tidak mau pemimpin transaksional yang ahli jual beli kekuasaan tetapi yang transformatif alias paham masalah-masalah kerakyatan.
  • Ayat kelima : Kita tak sudi pemimpin yang berdasi, berjas, masuk keluar hotel mewah tapi yang rajin menyapa rakyat sembari menyingsingkan kedua lengan kemeja.
  • Ayat keenam : Kita menunggu sang pendobrak yang bukan dengan gagah mendobrak meja atau pintu tapi yang benar-benar berani mendobrak korupsi.
  • Ayat ketujuh : Kita mendambakan “penggembala sapi” yang bekerja sejak pagi sampai siang dan menutup pintu kandang.
  • Ayat kedelapan : Kita merindukan kedatangan pemimpin bukan pemimpi.
sumber resume : http://serbasejarah.wordpress.com/2010/06/03/sang-pendobrak-anas-anies-sandi/

CMIIW and just IMHO! :D

regards arie.widiaputra ^^

1 comment
  1. arif said:

    bener kata pak anies baswedan..
    high GPA will deliver you the the job interview but the leadership will get you the future.. bright future…

    saya salut dengan pak sandiaga uno. orangnya humble dan murah senyum..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: