Kata para Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar

Buku Indonesia Mengajar yang Saya Baca di Kereta

Ini adalah beberapa kutipan yang saya ambil dari buku Indonesia Mengajar, Kisah para Pengajar Muda di Pelosok Negeri  terbitan Bentang Pustaka.

Pendiri Yayasan  Gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan, pernah berkata, “mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik”. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah “dosa” setiap orang terdidik yang dimiliki Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.
-Rahmat Danu Andika, Pengajar Muda Halmahera Selatan

Kebanggaan seorang guru adalah melihat anak-anak cerdas, selalu tersenyum, dan setiap harinya mereka bersikap baik. Dari sana terlihat bahwa usahanya telah berhasil. “I am the master of my fate. I am the captain of my soul” Nelson Mandela
-Yuriza Primantara, Pengajar Muda Tulang Bawang Barat

Inspirasi bukan hanya milik orang kota, Bung. Bukan hanya dimengerti oleh orang yang berpendidikan. Inspirasi ada di sekitar kita. Di setiap jiwa-jiwa yang berjuang untuk hidup. Melawan semua keterbatasan. Memikirkan apa yang jauh di depan tanpa kehilangan hari ini.
-Adeline Magdalena, Pengajar Muda Majena

Karena, saya yakin di belahan Indonesia yang lebih terpelosok dari tempat saya berada pun masih ada masyarakat yang lebih sedikit mendapatkan listrik ataupun tidak ada listrik sama sekali. Percayalah hanya dengan berempati kita akan lebih menghargai kehidupan yang kita miliki saat ini. Karena terkadang hidup dengan kesederhanaan akan terasa lebih bahagia, tenang dan tidak dibebani oleh pikiran-pikiran yang tidak semestinya ada dalam pikiran kita.
-Rusdi Saleh, Pengajar Muda Tulang Bawang Barat

Kegelapan ada untuk membuat kita lebih berani dan lebih dewasa untuk menemukan cahaya itu. Bahkan, di luar angkasa yang gelap pun ada secercah cahaya yang disebut bintang. Beranikah kita mecari cahaya itu dalam kegelapan pekat tanpa menyerah seperti tumbuhan kacang hijau ini? Dream On!
-Bagus Arya Wirapati, Pengajar Muda Bengkalis

Melalui jalur pendidikan, saya sangat optimis harapan itu masih ada, yaitu menjadikan Indonesia LEBIH BAIK dan ber-MARTABAT. Saya merindukan anak-anak … senyum, tawa, canda dan keceriaan mereka. Semoga mereka mampu meraih mimpi-mimpinya! Amin.
-Hasan Asy’ari, Pengajar Muda Tulang Bawang Barat

Ya, sekarang saya tahu, “when we do the best that we can, we never know what miracle is wrought in our life, or in the life of another
-Erwin Puspaningtyas Irjayanti, Pegajar Muda Majene

Saya percaya, seperti apa pun latar belakang keluarga mereka, sejelek apa pun nilai Matematika mereka, murid-murid saya akan tetap menjadi anak yang spesial. Mengapa? Karena, merekalah yang akan mengajarkan arti sesungguhnya dari ketabahan, kesabaran, dan juga keikhlasan.
-Mutia Hapsari, Pengajar Muda Paser

2 comments
  1. dedeph said:

    ehmmm ;p

  2. ajeng said:

    aku jarang sangat ingin dan sangat iri terhadap sesuatu. kecuali terhadap mereka semua yang ada dibuku ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: