Miskin dan Rokok!

Ada fakta yang menarik tetapi juga menyedihkan. Para Perokok aktif di Indonesia pada umumnya adalah mereka yang tingkat ekonominya menengah kebawah. Fakta ini Menyedihkan karena mereka rela tidak makan asal Tidak Merokok.

Ada yang bilang juga bahwa cukai rokok merupakan pendapatan terbesar negara, sehingga masih banyak rakyatnya yang hidup bergantung pada industri rokok. Tapi fakta sebenarnya Rokok itu tidak memberikan manfaat apa-apa pada negara ini, apalagi untuk mengurangi beban APBN Negara kita ini.

Pada tahun 2011 memang Indonesia mendapat Rp 52 triliun dari cukai rokok, namun biaya kesehatan yang dikeluarkan negara karena penyakit yang diakibatkan konsumsi rokok diperkirakan empat kali lipat dari pendapatan cukai tersebut.

Data Lembaga Demografi Universitas Indonesia menyebut pada 2009 pengeluaran rokok pada rumah tangga miskin menempati urutan kedua setelah padi-padian, yang berati penduduk miskin Indonesia lebih mengutamakan membeli rokok daripada 23 jenis pengeluaran pokok lainnya. Pengeluaran rokok pada rumah tangga miskin bahkan mencapai enam kali lipat biaya pendidikan dan sembilan kali lipat pengeluaran untuk daging.

Artinya, anggaran penduduk miskin untuk mengisap rokok, tetap dipertahankan mengalahkan kebutuhan untuk hal-hal lainnya selain pangan. Pada 2005 terdapat 40,74 persen rumah tangga miskin yang memiliki pengeluaran rokok, sementara pada 2009 angkanya melonjak menjadi 57,1 persen.

Toh, ujung-ujungnya manfaat terbesar industri rokok ini hanya dinikmati oleh para produsennya itu sendiri, seperti release daftar orang terkaya di Indonesia menurut Forbes, tiga besarnya merupakan produsen rokok.

*) Beberapa Data di blogpost ini menyadur dari beberapa sumber.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: