#PlisAtuhlah Jangan Golput!

Renungkanlah hadits berikut yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sampaikan seakan-akan adalah nasehat terakhir beliau. Dari Abu Najih, Al ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi nasehat kepada kami dengan satu nasehat yang menggetarkan hati dan menjadikan air mata berlinang”. Kami (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, nasihat itu seakan-akan adalah nasihat dari orang yang akan berpisah, maka berilah kami wasiat.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدٌ حَبَشِىٌّ
Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak) dari Habasyah” (HR. Abu Daud no. 4607 dan Tirmidzi no. 2676. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

============================================

يَكُونُ بَعْدِى أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُونَ بِهُدَاىَ وَلاَ يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِى وَسَيَقُومُ فِيهِمْ رِجَالٌ قُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِينِ فِى جُثْمَانِ إِنْسٍ ». قَالَ قُلْتُ كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذَلِكَ قَالَ « تَسْمَعُ وَتُطِيعُ لِلأَمِيرِ وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ فَاسْمَعْ وَأَطِعْ ».

Nanti setelah aku akan ada seorang pemimpin yang tidak mendapat petunjukku (dalam ilmu, pen) dan tidak pula melaksanakan sunnahku (dalam amal, pen). Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia. “
Aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku menemui zaman seperti itu?”
Beliau bersabda, ”Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka” (HR. Muslim no. 1847).

Inilah prinsip yang diajarkan oleh salafush sholeh, oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah, oleh orang-orang yang meniti jalan para sahabat. Mereka tetap mentaati dan manut pada perintah penguasa selama diperintahkan dalam yang ma’ruf (kebaikan) dan bukan dalam maksiat. Ketaatan itu tetap ada, meskipun yang memerintah mereka adalah penguasa zholim, yang mungkin sering menyengsarakan rakyatnya.

Lihatlah bukankah yang disebutkan dalam hadits itu adalah pemimpin yang zholim? Sampai ia menyiksa rakyatnya sendiri, sampai memukul dan mengambil harta, ini jelas zholim. Namun lihatlah apa kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka”.

Tuh kan manteman, mumpung nih kita masih di kasih kesempatan buat milih pemimpin kita, yuks jangan sia-siakan kesempatan itu. Soalnya kalau nanti si pemimpin ini udah kepilih kita di haruskan taat walau sang pemimpin ini zholim. Mumpung masih ada waktu juga kita pilah-pilah pemimpin yang paling sedikit mudorotnya, yang menurut kalian nanti kedepannya paling sedikit berpeluang menzholimi rakyatnya. Bukan cuma liat masing-masing pribadi dari si pemimpinnya, tapi liat juga siapa orang-orang yang ada di belakang pemimpin itu.

Jangan cuma liat masa lalu pemimpin itu tapi liat juga masa depan dan kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi kedepannya, okelah masa lalu memang gak bisa dirubah tapi bukankah kita diajarkan untuk “berdamai” dengan masa lalu? Iyah sulit memang buat berdamai dengan masa lalu kadang kita harus #menolakLupa. Tapi setiap orang berhak berubah dan pasti berubah. Toh Umar Bin Khatab yang dulunya ingin Membunuh Rasulullah SAW juga malah jadi sahabat dan khalifah.

Jadi yuks, dipilah-pilah lagi di yakinkan lagi pilih kandidat yang mana yang menurut kalian kedepannya bakal lebih sedikit zholim pada rakyatnya, kalo di kira perlu shalat istikharah juga gk apa-apa, mumpung masih ada kesempatan memilih pemimpin yang terbaik. Pokonya mau Stand On the Right Side atau Stand on The left Side tetep jangan lupa Stand on the logical side (jangan terlalu fanatik dengan salah satu, coba buka hati & buka pikiran) dan #plisAtuhlah Jangan Golput manteman!

Ref : http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/menyikapi-naiknya-bbm.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: