Pak saya rindu bapak

Dua hari yang lalu saya dapet kabar cukup mengejutkan, kabar duka dari teman baik saya, teman baik dari sejak masa SMA dulu, banni namanya. Saya dapet kabar kalau bapak banni meninggal dunia secara mendadak sewaktu perjalanan Bandung – Jakarta.

Mendengar kabar ini sontak saja saya menjadi ingat hal dulu yang saya rasakan, ketika saya dikabari bahwa bapak sudah meninggal. Rasa kaget, rasa sedih dan semua proses yang dilalui, dari semenjak dikabari malam harinya sampai tiba saya di Bandung dan bisa melihat bapak untuk terakhir kalinya begitu jelas saya rasakan kembali.

Sudah hampir 9 bulan bapak meninggalkan saya, sudah semakin memuncak untuk selalu merindukannya, semakin sering otak ini memanggil kenangan memutar memori-memori bersama bapak dari sejak kecil dulu.

Pak saya rindu, maafkan saya belum bisa memenuhi semua janji-janji saya. Berbahagialah disana pak, sambil menunggu kita semua untuk berkumpul kembali di surga nanti. aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: